Puisi Syahdu di Antara Doa dan Rindu

Target Seksama - Puisi ini lahir dari ruang sunyi, ketika rindu tidak lagi ingin dilawan, melainkan diterima dengan tabah dan doa. Ia hadir sebagai bisikan perasaan tentang menunggu, berharap, dan menemukan syahdu di tengah keheningan.

Syahdu di Antara Doa dan Rindu

Karya : IDI


Dikala hati berbisik sendu,
di saat rindu mulai menggebu,
di situ tabah mulai berlaku,
menghiasi secercah kelabu.

Oh, kupanggil-panggil sang rembulan
dalam hati dan lantunan doa.
Serpihan sendu mulai lenyap,
rindu pasti menghasilkan temu.

Sembilu pastikan berlalu
Secercah harapan timbulkan syahdu.

1 komentar untuk "Puisi Syahdu di Antara Doa dan Rindu"